Mungkin ada baiknya gue mengawali tulisan ini dengan kalimat " Dewasa ini kenapa gue sulit banget dalam mencerna ilmu agama terutama bahsa arab " padahal di masa kecil gue bisa di bilang rajin lah dalam kegiatan keagama'an seharusnya kan gue cuma ngulang doang apa yang pernah gue dapat di masa lalu kebetulan materinya ga beda dari yang dulu tapi kenpa sulit banget yah di cernanya ??? gue jadi inget apa kata pepatah " belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar di saat dewasa bagai mengukir di atas air " tapi gue gak mau nyerah begitu saja. apa yang gue lakukan sekarang adalah sebagai bentuk balas dendam gue terhadap masa lalu, memang gue akuin semenjak lulus dari madrasah tsanawiyah karakter gue berubah 360 drajat. dari orang yang pemaaf jadi pendendam, dari yang sabar jadi emosinal, dari kegiatan keagamaan jadi kegiatan kenistaan ( narkoba dan sejenisnya ) dari terang jadi gelap, dari wajah yang seru jadi pemurung sampai-sampai ada semacam pembekuan hati di diri gue... tapi kegelisahaan itu sempet bikin gue pernah bertanya sama seseorang ...
bapak saya...
kakek saya ...
kekasih saya ...
semua yang saya miliki semua yang saya kasihi ...
itu semua di ambil dari saya ...
saya tidak pernah mengganggu orang, saya tidak mau mengganggu orang lain ... tapi ...
kenapa tuhan mengambil kebahagiaan saya ...
dan seandainya tuhan saya gugat apakah saya bersalah ustadz ....
itulah kata-kata yang gue sampaikan pada seorang pigur yang ahli dalam keagamaan tapi jawabanya sangat mendeskriditkan gue ( bukan itu yang gie mau ) jawab gue dalam hati .. sehingga gue merasa tidak puas atas argumentasinya tapi gue terus mencari jawaba-jawaban itu samapai akhirnya gue sadar gue cuma seekor burung kecil dengan sayap-sayapnya yang kecil sehingga gue gak bisa terbang terlalu jauh ... berkat kehadiran seseorang sekarang gue mulai menemukan titik itu suatu titik dimana gue harus berhenti dan mengakui kalau gue cuma mahluknya tuhan yang kerdil yang segala sesuatunya serba terbatas gue mulai memahami bahwa apa yang di takdirkan tuhan terhadap diri gue itu adalah yang terbaik buat gue dan kalian ( keluarga gue ) walau pahit !!!
saking sulitnya mencerna, gue sampe bertanya-tanya dalam hati " apakah ini akibat dari dosa yang gue perbuat ??? karena gue pernah mendengar kalau orang banyak dosa suka sulit dalam memaknai al-Qur'an dan hukum-hukumnya !!! apa iya ??? tapi ya sudahlah yang penting gue harus tetap belajar dan belajar terus gue yakin dan pasti allah gak pernah BETE dengar do'a gue gue yakin allah itu maha pemaaf, maha pemberi ilmu, maha baik dan maha kereennnn !!!
ini sedikit curhatan gue sama allah ...
ya allah jika kesulitan ini akibat dari kelalaian ku
maka aku mohon ampun kepada mu
aku tahu air laut itu milik mu
aku sadar gunung pun dalam genggamanmu...
engkau yang menciptakan segalayang ada ...
ilmu yang ku miliki hanya tetesa air di laut mu
maka aku mohon petunjuk...
tugas ku di dunia hanya mengabdi kepada mu tapi aku lupa ...
ya rob karuniakan kepada ku kekuatan menghapal ayat-ayat mu ...
karena aku ingin tumbuh untuk jadi lebih baik
untuk agamamu dan dunia ku ...
ya allah kuserahkan hidup ku ... aamiin ...
Nah di akhir potingan kali ini gue mau bikin Raina Ika seneng dengan sedikit catatan yang belom pernah gue publikasikan sebelumnya, ini bukan puisi hanya semacam luapan perasaan yang kebetulan tertulis ini juga bukan sastra hanya semacam letupan imajinasi yang tertuang leawat kata, silahkan di baca tapi jangan selintas saja, maknai setiap kata dengan rasa karena hanya dengan itu kenikmatanya bisa terasa ??? begini bunyinya...
Ren aku tidak pernah inget kamu sebelum aku makan ...
aku tidak pernah meminta bertemu kamu
dalam setiap mimpi-mimpi ku...
dalam satu hari aku hanya ingat kamu lima kali
yang pertama setelah subuh ku
yang kedua setelah dzuhur ku...
yang ketiga setelah ashar ku ...
yang keempat dan kelima setelah magrib dan isya ku ...
cinta yang ku miliki begitu besar dan agung
sehingga aku menyelimutinya dengan do'a !!!
Ren kamu sendir kan tahu ...
aku juga tidak pernah membanggakan mu di depan sahabat-sahabat ku ...
tapi setiap aku bangun dari tempat ku bersyujud...
aku selalu berdo'a " ya wadud aku mencintainya "
janganlah Engkau persulit siapapun yang menjadi jodoh ku .... amin ...

