Jumat, 15 Juli 2011

8 jenis kekayaan yg sebenarnya ???

kalau kemaren aku posting tentang 8 ciri-ciri tentang kesombongan kali ini aku akan sajikan tentang 8 jenis kekayaan yg sebenarnya, semoga manfaat ya :

aku akan mengawali tulisan ini dari ceritanya socrates yang suatu ketika diminta untuk mengunjungi seseorang yg sangat kaya raya. di situlah si orang kaya itu memamerkan semua kekayaannya, rumah yg indah, seperti sebuah istana.
akhirnya, dengan senyuman senang ketika melihat socrates terkagum-kagum orang kaya itu berkata " akui saja socrates bahwa engaku merasa iri dengan kekayaan ini ". lalu dengan tenag socrates berkata, " memang soal harta aku kagum sama kamu. tetapi seharusnya kamu berkali-kali kagum kepada ku karena kau tidak membutuhkan begitu banyak harta dan barang-barang untuk bisa merasa bahagia seperti yang kamu rasakan sekarang !"
salah kalu kita menilai kekayaan hanya dari sisi ekonomi saja persis seperti yang di katakan socrates di atas. karena itulah, menarik sekali jika baru2 ini Robin Sharma penulis serta pembicara terkemuka mengatakan ada 8 jenis kekayaan yang perlu menjadi pertimbangan untuk betul2 di katakan kaya.

Pertama, kekayaan pribadi ( inner Wealth ) kekayaan ini terkait dengan ketenangan dan kedamaian hati. banyak orang yang kaya raya tapi tidak memiliki ketenangan ini. hatinya gelisah, tidak pernah puas dan selalu merasa terancam
saya jadi teringat kisah film yang menceritakan percakapan seorang anak majikan dengan anak pembantunya yang kebetulan tinggal bersamanya, " kamu beruntung. meskipun kamu miskin, tetapi kamu punya orang tua yang selalu bisa bermain bersamamu. saya memang di kasih banyak uang tetapi orang tua ku tidak pernah ada untuk ku".

kedua Kekayaan Fisik ( Physical Wealth ) masih ingat dengan pepatah " banyak orang mencari kekayaan dengan mengorbankan fisiknya. setelah itu, semua kekayaan yg di perolehnya harus di korbankan untuk mendapatkan kembali kesehatanya". itulah yg di maksud di sini tidak ada artinya kita menjadi kaya secara ekonomi tetapi fisik kita sakit-sakitan.

ketiga Kekayaan keluarga dan sosial ( Family and social Wealth ) untuk apa kita kaya tetapi keluarga kita berantakan, apalah artinya kita menjadi kaya ketika hubungan dengan keluarga menjadi penuh intrik, pertengkaran, rusak, dan semua itu hanya tidak akan berarti apa-apa ketika kita terancam karena banyak musuh.

Keempat, Kekayaan Karier ( Career Wealth ) banyak orang bekerja dan menghasilkan banyak uang, tetapi dalam pekerjaan yg sebenarnya di bencinya. hanya lantaran pekerjaannya banyak menghasilkan uang, maka mereka pun bertahan. namun, pada intinya apa yg mereka kerjakan sebenarnya tidak memberikan mereka kepuasan dan kebahgiaan. ketika di tanya secara jujur. mereka sebanarnya, mereka sebenarnya bosan dan benci dengan pekerjaannya.

kelima Kekayaan Ekonomi ( inilah kekayaan yg banyak di pahami. bagaimanapun juga kekayaan ini tampak nyata dari sisi kemajuan ekonomi yg kita miliki. uang, sering kali menjadi tolak ukurny. memang sering kali dikatakan uang bukan segalanya. namun bersikap seolah-olah uang tidak kita perlukan, juga sebuah kesalahan fatal. kenyataan membuktikan, uang kita butuhkan untuk memenuhi banyak hal yg kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. sayangnya, banyak orang yg melihat ekonomi sebagai satu-satunya ukuran kekayaan dan inilah yg menyesatkan.

keenam kekayaan hubungan dan pergaulan. kita sering kali di tentukan oleh network dan hubungan yg kita bangun. persahabatan dan hubungan yg kita bangun adalah kekayaan yg penting. kita bisa saja jatuh miskin, tetapi selama kita mempunyai jaringan yg bisa mendukung kita, maka kita tidak akan pernah terpuruk. kekayaan hubungan dan pertemanan juga penting dalam dalam membangun dan mengembangkan bisnis, juga kualitas hidup.

ketujuh kekayaan pengalaman. banyak orang yg kaya secara ekonomi, tetapi miskin dalam pengalaman. mereka tidak pernah kemana-mana karena takut. mereka tidak mempunyai pengalaman karena banyak di batasi oleh berbagai ketakutan dan kekhawatiran.

kedelapan, terakhir kekayaan pengaruh di sekitarnya. ada banyak sekali prang kaya yang hanya menikmati kekayaan untuk diri dan keluarganya. dengan cara demikian, mereka menghidupi kekayaan dengan mereka secara egois. orang-orang di sekitarnya tidak merasa adanya dampak yg positif dari kekayaan yg mereka miliki.
saat orang seperti itu meninggal tidak banyak orang di sekitarnya yg merasa kehilangan. ia sendiri tidak terlalu di tangisi. masalahnya, kekayaan yg mereka kumpulkan hanya mereka nikmati sendiri dan tidak menjadi berkah bagi orang lain. banyak orang yg berpikir " saya sudah susah mengumpulkan kekayaan saya kenapa harus aya berikan begitu saja sama orang lain ". mereka pun berpikir mereka akan bisa menikmati kekayaan mereka sendiri. namun, pada kenyataan, hingga mereka meninggal, kekayaan ini tetap tidak membuat mereka sjahtera.

intinya mari kita renungkan : apakah kita sudah memiliki kekayaan yg sesungguhnya ??? di sisi lain, jangan juga kita cepat menganggap seseorang itu miskin. mungkin saja mereka miskin secara ekonomi tetapi bisa jadi ada bagian lain dimana mereka justru lebih kaya dari kita...

Kamis, 14 Juli 2011

Apa sih sombong itu ???


Semoga ini bisa jadi point untuk introspeksi diri bagi diriku dan teman-teman lain. Kuakui, diriku kadang suka sombong, padahal tidak memiliki apa-apa yang perlu disombongkan. Sifat ini menjadi cobaan bagi diri kita dan semuanya. Mari, kita perbaiki diri...

Sombong merupakan satu sifat keji yang dibenci Allah dan rasul malah oleh seluruh isi alam ini. Mengekalkan sifat sombong itu sama aja mengekalkan diri dalam kutukan Allah. Abu Laits Al Samarqandi meriwayatkan ; daripada Ka'bul Ahbar :
Pernah di analogikan kalau Orang yang sombong itu akan datang pada Hari Qiamat berupa orang sekecil semut, diliputi oleh kehinaan dan diberi minum "Thinatul Khabaal" yakni darah bercampur nanah daripada ahli neraka.
Sifat sombong atau ego ini hampir semua orang memilikinya , dan hanya orang yang takut sama Allah saja yang sukses mengikis sifat keji ini. Antara ciri-ciri seseorang itu ada penyakit sombong ialah:
1. Suka memperkecilkan orang lain lebih-lebih lagi orang yang dipandang hina dan lebih rendah taraf darinya.
2. Susah menerima sebarang nasihat, teguran atau kritikan daripada orang lain terutama orang di bawahnya.
3. Bermegahan dengan keistimewaan dan anugerah yang dititikan Allah kepadanya, seperti cantik, berjab atan tinggi, kaya, bijak, mahsyur ( TOP BANGET ), dipuji orang, keturunan yang baik dan sebagainya.
4. Suka marah-marah kepada orang atau membentak-bentak orang lain di khalayak ramai.
5. merasa diri hebat, sempurna, kuat hingga membelakangkan kehebatan dan kebesaran Allah sama sekali.
6. Suka bergaul dengan orang yang setaraf dengannya saja.
7. Pendapatnya saja yang betul dan mesti diterima, orang lain salah dan tidak penting.
8. Susah minta maaf dan senyum pada orang lain.
9. Tidak punya rasa empati terhadap kesusahan orang, yang ia fikir kesenangannya saja.

Apakah ciri-ciri di atas ada pada kita? Kalau ada artinya kita memiliki sifat sombong, dan kita dalam kemurkaan Allah.
Astaghfirullah... sahabat-sahabat sekalian mari sama-sama meRenung dari bilik hati kita yang terdalam...

Sering sekali dalam kesendirianku terlihat kesombongan yang begitu menjiwai dalam diri seorang pemuda yang sama sekali belum mengenal siapa dirinya tapi ia terus mencari hingga akhirnya dia berikrar :

ya allah jika engkau berikan aku kesempatan melihat dunia ini dengan harta ku maka aku berlindung kepada dari pada sifat sombong !!! aku takut akan kesombongan... malahan aku berniat akan berniat membeli semua harta orang2 yg sombong dan menjadikannya tempat untuk ku bersujud ...

About this blog

Introduction

clock

shoutmix pon'ip


ShoutMix chat widget
Powered By Blogger

Twitter

About Me

Foto saya
baik hati dan sombong , jujur serta bijaksana . . .